USD/JPY Melihat Penurunan di Bawah 131,00 di Tengah Indeks Dolar AS yang Lebih Lemah

  • USD/JPY diperkirakan akan menyerahkan support 131,00 karena Indeks USD telah menghadapi tekanan besar.
  • Notulen FOMC akan memberikan penjelasan rinci tentang keputusan kebijakan moneter bulan Desember.
  • BoJ sedang mempertimbangkan untuk menaikkan target inflasi menjadi 2% untuk CY2023 dan 2024.

Pasangan USD/JPY melayang di sekitar 131,00 setelah pemulihan yang kurang percaya diri dari 130,78 seperti yang ditetapkan pada hari Jumat. Aset ini berharap untuk kelanjutan pelemahan, yang mungkin menyeret lagi aset ini di bawah support terdekat 131,00. Mata uang utama kemungkinan akan menghadapi panas yang signifikan di tengah melemahnya Indeks Dolar AS (DXY).

Indeks USD tetap berada dalam cengkeraman penjual pada hari Jumat setelah menyerahkan kisaran perdagangan 103,47-104,57. Konsolidasi selama dua pekan menunjukkan gangguan karena investor menuangkan likuiditas ke dalam mata uang yang dipersepsikan berisiko yang dipimpin oleh ekspektasi inflasi yang menurun untuk CY2023. Analis di Natixis mengutip ungkapan kebijakan moneter oleh Federal Reserve (Fed) adalah kebijakan yang membatasi karena tingkat hipotek lebih tinggi daripada pertumbuhan upah nominal dalam ekonomi Amerika Serikat.

Sementara S&P500 tetap berombak pada hari Jumat karena aktivitas perdagangan dipangkas secara dramatis di tengah suasana pasar yang meriah tetapi berakhir dengan catatan yang tenang. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun naik lebih jauh ke 3,88% karena permintaan obligasi pemerintah turun.

Pekan ini, peristiwa penting yang akan mendukung Indeks USD dalam mengukur langkah yang menentukan adalah rilis risalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Notulen FOMC akan memberikan penjelasan rinci mengenai keputusan kebijakan moneter bulan Desember. Selain itu, para pelaku pasar akan mengawasi isyarat tentang proyeksi ekonomi dan kemungkinan tindakan kebijakan moneter oleh Ketua Fed Jerome Powell ke depan.

Di sisi Tokyo, proyeksi inflasi yang jelas untuk dua tahun ke depan oleh Bank of Japan (BoJ) mendukung Yen Jepang. Nikkei melaporkan pada hari Sabtu bahwa BoJ sedang mempertimbangkan untuk menaikkan perkiraan inflasi pada bulan Januari untuk menunjukkan pertumbuhan harga mendekati target 2% pada tahun fiskal 2023 dan 2024.

 

Analisis Harga USD/CAD: Memantul dari Pertemuan Support 1,3520

USD/CAD berbalik arah dari terendah perdagangan harian sambil berada dalam penawaran beli ke 1,3560 di tengah sesi perdagangan yang menipis karena har
Mehr darüber lesen Previous

Inflasi (Tahunan) Indonesia Desember Meningkat Ke 5.51% Dari Sebelumnya 5.42%

Inflasi (Tahunan) Indonesia Desember Meningkat Ke 5.51% Dari Sebelumnya 5.42%
Mehr darüber lesen Next