USD/CHF Menghadapi Barikade di Sekitar 0,9170 Menjelang Data IMP ISM AS dan Inflasi Swiss
- USD/CHF menghadapi rintangan di dekat 0,9170 karena Indeks USD mengalami kenaikan yang mulus menuju level tertinggi mingguan yang baru.
- S&P500 berjangka telah melanjutkan penurunan yang disaksikan karena investor dapat memotong posisi beli dalam ekuitas karena kenaikan signifikan dalam harga minyak.
- Inflasi yang lebih tinggi membebani kantong rumah tangga, yang dapat berdampak pada permintaan ritel.
Pasangan USD/CHF merasakan resistensi di dekat 0,9170 di sesi Asia setelah pemulihan marjinal. Aset Franc Swiss diharapkan akan melanjutkan perjalanan turunnya karena Indeks Dolar AS (DXY) tampaknya akan memperbarui level tertinggi mingguannya di atas 102,95 ke depan. Meningkatnya ekspektasi terhadap pemulihan inflasi global yang dipimpin oleh harga minyak yang lebih tinggi setelah pengumuman pengurangan produksi minyak oleh OPEC+ telah memberikan darah segar ke dalam Indeks USD.
S&P500 berjangka telah melanjutkan penurunan yang disaksikan di sesi Asia di tengah harapan bahwa investor dapat mengurangi posisi beli di ekuitas karena kenaikan harga minyak yang signifikan. Ekuitas Amerika Serikat sedang berjuang untuk menguat, menggambarkan tema penghindaran risiko. Permintaan untuk obligasi pemerintah AS telah lesu karena Federal Reserve (Fed) diharapkan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut. Hal ini menyebabkan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun menjadi 3,51%.
Pada hari Senin, Indeks USD diharapkan akan tetap sangat fluktuatif di tengah rilis data IMP Manufaktur ISM AS (Maret). Konsensus menunjukkan penurunan marjinal ke 47,5 dari rilis sebelumnya di 47,7. Selain angka IMP, Indeks Pesanan Baru juga akan diawasi dengan cermat. Indikator ekonomi berwawasan ke depan untuk IMP Manufaktur ini diharapkan akan mengalami kontraksi drastis menjadi 44,6 vs rilis sebelumnya 47,0. Tampaknya inflasi yang lebih tinggi membebani kantong rumah tangga, yang dapat berdampak pada permintaan ritel.
Aset Franc Swiss akan tetap beraksi menjelang data Indeks Harga Konsumen (IHK). Tekanan inflasi di zona Swiss tetap lebih tinggi dan Swiss National Bank (SNB) telah membuka ruang untuk kenaikan suku bunga.