AUD/USD Turun Menuju 0,6500, Indeks USD Cetak Tertinggi Baru 10-Pekan di Tengah Spekulasi Hawkish The Fed

  • AUD/USD diharapkan akan menemukan support di sekitar 0,6500 karena indeks USD telah memperbarui level tertinggi 10-pekan di 104,45.
  • Meningkatnya belanja konsumen AS dapat memaksa Federal Reserve (Fed) untuk tetap bersikap hawkish.
  • Gubernur Bank Sentral Australia Lowe diharapkan akan memberikan panduan suku bunga untuk pertemuan kebijakan bulan Juni pada hari Rabu.
  • AUD/USD telah turun secara kritis setelah menguji area terobosan dari konsolidasi berkepanjangan di sekitar 0,6560.

AUD/USD turun menuju support level bulat di 0,6500 di awal sesi Eropa. Aset AUD/USD telah menyaksikan tekanan jual yang sangat besar karena Indeks Dolar AS (DXY) telah mencetak level tertinggi baru 10 pekan di 104,45 di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) tidak akan menghentikan pengetatan kebijakan di bulan Juni dan akan melanjutkan kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk terus membebani inflasi Amerika Serikat yang membandel.

Indeks S&P500 berjangka terus mengurangi kenaikan yang dibukukan di Asia pada hari Senin karena para investor khawatir bahwa sesi perdagangan hari Selasa akan menjadi sangat tidak stabil setelah akhir pekan yang panjang. Sentimen pasar secara keseluruhan telah berubah menjadi hati-hati karena para investor mengantisipasi satu kenaikan suku bunga lagi dari Federal Reserve.

Indeks Dolar AS (DXY) telah memperbarui level tertinggi 10-pekan karena para investor telah mengalihkan fokus mereka dari masalah plafon utang AS di tengah optimisme bahwa hal tersebut akan mendapat persetujuan dari Kongres untuk pertemuan kebijakan moneter bulan Juni oleh Federal Reserve setelah mengamati ketahanan dalam belanja konsumen.

Sementara itu, konfirmasi kenaikan batas pinjaman AS oleh Gedung Putih telah memberikan tekanan pada imbal hasil obligasi AS. Imbal hasil yang ditawarkan pada obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah turun di bawah 3,77%.

Ketahanan dalam Belanja Konsumen AS Mempercepat Taruhan Fed yang Hawkish

Data pengeluaran konsumsi yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa rumah tangga Amerika Serikat menunjukkan sikap keras kepala dalam menurunkan konsumsi mereka meskipun ada kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan biaya hidup yang lebih tinggi. Alat inflasi pilihan Federal Reserve, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), kembali menguat. Inflasi PCE utama dan inti bulanan (April) meningkat sebesar 0,4%. Selain itu, data Pengeluaran Pribadi bulanan berekspansi sebesar 0,8% dibandingkan dengan estimasi 0,4% dan laju ekspansi sebelumnya sebesar 0,1%. Sementara Pendapatan Pribadi sesuai dengan ekspektasi di 0,4%. Hal ini mengindikasikan bahwa belanja konsumen semakin dalam secara signifikan, yang akan memaksa Federal Reserve (Fed) untuk tetap bersikap hawkish.

Ketenagakerjaan AS akan Menjadi Dasar Bagi Sikap kebijakan Federal Reserve

Pekan ini, rilis data Ketenagakerjaan Amerika Serikat akan menjadi dasar bagi para pembuat kebijakan Federal Reserve untuk merancang sikap kebijakan moneter bulan Juni. Data Ketenagakerjaan akan dimulai dengan data Lowongan Pekerjaan JOLTS AS, yang akan dirilis pada hari Rabu. Data ekonomi ini terlihat turun menjadi 9,35 juta dibandingkan dengan rilis sebelumnya yaitu 9,59 juta. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan-perusahaan telah memperlambat proses perekrutan karena prospek ekonomi yang suram. Selanjutnya, data Perubahan Ketenagakerjaan Automatic Data Processing (ADP) AS (Mei) akan menjadi fokus. Sesuai konsensus, ekonomi AS menambahkan 170 ribu pekerjaan baru di bulan Mei, lebih rendah dari penambahan sebelumnya sebesar 269 ribu. Pekan ini akan diakhiri dengan data Nonfarm Payrolls (NFP), yang akan menjadi sangat penting.

Penurunan secara keseluruhan dalam kondisi pasar tenaga kerja dapat memudarkan dampak ketahanan dalam belanja konsumen dan akan memungkinkan Federal Reserve untuk bersikap netral pada suku bunga.

Inflasi Australia akan Tetap Menjadi Sorotan

Sebuah aksi penguatan diantisipasi dalam Dolar Australia di tengah-tengah rilis Indeks Harga Konsumen bulanan Australia (April), yang dijadwalkan pada hari Rabu. Data ekonomi ini terlihat pulih ke 6,4% dari rilis sebelumnya di 6,3%. Investor harus mencatat bahwa IHK bulanan Australia dengan cepat melunak dalam empat bulan terakhir dari level tertinggi bulan Desember sebesar 8,4% ke angka 6,3% di bulan Maret. Penjualan Ritel Australia tetap stagnan sebelumnya karena biaya hidup yang lebih tinggi menggigit kantong rumah tangga.

Selain itu, pidato Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Philip Lowe akan sangat diperhatikan. Lowe diperkirakan akan memberikan panduan suku bunga untuk pertemuan kebijakan bulan Juni.

Prospek Teknis AUD/USD

Grafik AUD/USD

AUD/USD telah dibuang secara kritis oleh para pelaku pasar setelah menguji area terobosan dari konsolidasi berkepanjangan di sekitar 0,6560 pada skala empat jam. Konsolidasi terbentuk dalam kisaran luas 0,6562-0,6810 dimana penyesuaian persediaan terjadi.

Relative Strength Index (RSI) (14) telah merosot ke kisaran bearish 20,00-40,00, yang mengindikasikan lebih banyak penurunan ke depan.

 

USD/CNH Memperbarui Tertinggi Tahunan di Atas 7,1000, USD Tetap Menjadi Favorit Pasar, Sesi Asia Tak Menentu

Para pembeli USD/CNH mempertahankan kendali untuk 2 hari berturut-turut karena para pembeli mendorong level tertinggi enam bulan menjelang sesi Eropa
了解更多 Previous

Suku Bunga Puncak di 3,75% untuk ECB dan 5,25% untuk BoE – Nomura

Para ekonom di Nomura mendiskusikan pandangan ECB dan BoE. Baik BoE Maupun ECB Menjadi Lebih Bergantung pada Data "Data yang lebih lemah dan komenta
了解更多 Next