EUR/JPY bertahan di atas level 156,40 menjelang keputusan suku bunga BoJ dan ECB
- EUR/JPY berosilasi dalam kisaran sempit di atas 156,40 pada hari Selasa; Para pelaku pasar menunggu peristiwa penting.
- IMP Gabungan HOCB Jerman dan Zona Euro menimbulkan kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi di benua tersebut.
- Para pelaku pasar berspekulasi bahwa ECB akan menaikkan biaya pinjaman pada bulan Juli dan September.
- Para pengambil kebijakan Jepang diperkirakan akan mempertahankan sikap kebijakan yang dovish.
Pasangan EUR/JPY bertahan di dekat 156,40 selama awal sesi Asia hari Selasa. Pasangan mata uang ini mengkonsolidasikan penurunan baru-baru ini setelah data IMP Jerman dan Zona Euro yang suram, dan para investor menunggu keputusan suku bunga dari Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of Japan (BoJ).
Pada hari Senin, Hamburg Commercial Bank (HCOB) melaporkan bahwa IMP Gabungan HOCB Jerman turun ke 48,3 di bulan Juli dari 50,6 di bulan Juni. Angka ini dapat meningkatkan kemungkinan bahwa ekonomi akan memasuki resesi selama paruh kedua tahun ini. Sementara itu, IMP Gabungan HCOB untuk Zona Euro turun menjadi 48,9 dari 49,0 pada periode yang sama. Indeks ini mencapai titik terendah dalam delapan bulan terakhir. Menyusul data tersebut, Euro melemah terhadap Yen Jepang di tengah kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi di benua tersebut.
Akhir minggu ini, pasangan mata uang ini dapat berubah menjadi volatil karena ECB menjadwalkan pertemuan kebijakan pada hari Kamis. Bank sentral ini diprakirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp). Para pelaku pasar berspekulasi bahwa ECB akan menaikkan biaya pinjaman pada bulan Juli dan September.
Di sisi lain, Gubernur BoJ Kazuo Ueda mengakhiri spekulasi perubahan kebijakan Yield Control Curve dan mengatakan bahwa masih ada jalan yang harus dilalui sebelum mencapai target inflasi 2%. Komentar-komentar tersebut mengindikasikan bahwa para pengambil kebijakan Jepang diperkirakan akan mempertahankan sikap kebijakan yang dovish untuk menjaga inflasi tetap stabil di kisaran 2%. Hal ini, pada gilirannya, menyebabkan pelemahan Yen Jepang terhadap mata uang-mata uang lainnya karena perbedaan kebijakan moneter antara BoJ dan ECB.
Ke depan, para pelaku pasar saat ini berfokus pada keputusan suku bunga ECB pada hari Kamis. Kemudian, para investor akan fokus pada keputusan suku bunga BoJ pada hari Jumat. Acara-acara ini dapat berdampak signifikan pada pasangan EUR/JPY.