GBP/JPY Hentikan Kenaikan Dua Hari Beruntun di Sekitar 185,30 di Tengah Sentimen Berhati-hati

  • GBP/JPY kehilangan momentum, menghentikan kenaikan dua hari beruntun di hari Rabu.
  • IMP Komposit S&P Global/CIPS Inggris turun ke 48,6 di bulan Agustus vs 50,8 sebelumnya.
  • Para pembuat kebijakan Jepang akan memantau pergerakan FX dengan cermat dengan rasa urgensi.
  • Perhatian akan beralih ke Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang yang akan dirilis pada hari Jumat.

Pasangan GBP/JPY berjuang untuk naik dan turun tipis ke 185,28 selama awal sesi Eropa hari Rabu. Pasar menjadi berhati-hati di tengah ketakutan akan intervensi mata uang oleh Bank of Japan (BoJ).

Pada hari Selasa, IMP Komposit S&P Global/CIPS Inggris turun ke 48,6 di bulan Agustus dari 50,8 di bulan sebelumnya. Angka ini menandai level terendah sejak Januari. Sementara itu, IMP Jasa mencetak 49,5, yang berada di bawah level acuan 50 yang mengindikasikan kontraksi. Penyedia jasa menyaksikan pembalikan belanja pelanggan di bulan Agustus karena biaya pembiayaan yang lebih tinggi, berkurangnya kepercayaan bisnis, dan keuangan rumah tangga yang terkendala, semuanya bertindak untuk mengurangi peluang penjualan.

Para pedagang mengantisipasi bahwa Bank of England (BoE) kemungkinan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) pada pertemuan mendatang untuk memerangi inflasi yang tinggi. Namun, pengetatan kebijakan moneter BoE yang agresif dapat menekan Pound Inggris (GBP) karena para investor mengkhawatirkan dampaknya terhadap perekonomian Inggris.

Data yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan bahwa Pengeluaran Rumah Tangga Jepang turun 5,0% tahun ke tahun di bulan Juli, di bawah ekspektasi pasar yang mengharapkan penurunan sebesar 2,5%. Angka ini mengindikasikan penurunan selama enam bulan berturut-turut. Terlepas dari hal ini, diplomat mata uang utama Jepang, Masato Kanda, menyatakan kesediaan untuk memonitor pergerakan mata uang asing dengan rasa urgensi dan menambahkan bahwa semua pilihan ada di atas meja. Selain itu, anggota dewan Bank of Japan (BoJ) Hajime Takata menegaskan kembali pada hari Rabu bahwa bank sentral akan mempertahankan kebijakan moneter yang longgar karena ketidakpastian prospek ekonomi dan harga. Perlu dicatat bahwa perbedaan kebijakan moneter antara AS dan Jepang dapat membatasi penurunan GBP/JPY untuk saat ini.

Ke depan, IMP Konstruksi S&P Global Inggris untuk bulan Agustus akan dirilis pada hari Rabu di sesi Eropa. Perhatian akan beralih ke Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang untuk kuartal kedua pada hari Jumat. Angka pertumbuhan kuartalan diharapkan akan meningkat 1,3% dari angka sebelumnya sebesar 1,5%. Para pedagang akan menemukan peluang perdagangan di sekitar pasangan GBPJPY.

 

Takata, BoJ: Ketidakpastian Masih Tinggi pada Prospek Harga

Anggota dewan Bank of Japan (BoJ) Hajime Takata kembali berbicara pada hari Rabu, menyampaikan pandangannya mengenai inflasi dan menahan diri untuk ti
Mehr darüber lesen Previous

Pesanan Pabrik non musiman (Thn/Thn) Jerman Juli Merosot Ke -10.5% Dari Sebelumnya 3%

Pesanan Pabrik non musiman (Thn/Thn) Jerman Juli Merosot Ke -10.5% Dari Sebelumnya 3%
Mehr darüber lesen Next