USD/CHF Memangkas Penurunan Intraday Jelang Data AS, Diperdagangkan di Sekitar 0,8930

  • USD/CHF mengalami kenaikan namun masih berada di bawah tekanan menjelang data ekonomi AS.
  • Indikator inflasi Swiss menunjukkan penurunan biaya produsen dan impor.
  • Data IHK AS yang optimis memberikan dukungan untuk pasangan USD/CHF.

USD/CHF hampir pulih dari penurunan intraday, diperdagangkan di sekitar 0,8930 selama sesi Eropa pada hari Kamis. Namun, pasangan mata uang ini masih berada di bawah tekanan menjelang rilis data ekonomi lebih lanjut dari Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan akan dirilis di sesi Amerika Utara nanti.

Pada hari Selasa, Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo dijadwalkan bertemu dengan para CEO perusahaan-perusahaan besar Amerika, setelah kunjungannya baru-baru ini ke Tiongkok. Ketegangan baru dalam hubungan perdagangan AS-Tiongkok ini berpotensi memengaruhi pedagang dalam membeli aset-aset safe-haven seperti Franc Swiss (CHF).

Kantor Statistik Federal Swiss merilis Harga Produsen dan Impor (Agustus) pada hari Kamis. Indikator inflasi Swiss menunjukkan penurunan tingkat bulanan 0,2%, dibandingkan prakiraan kenaikan 0,1% dan sebelumnya turun 0,1%. Sedangkan tingkat tahunan menunjukkan penurunan 0,8% dibandingkan penurunan sebelumnya 0,6%.

Selain itu, pasangan USD/CHF mencatat kenaikan pada hari sebelumnya, yang mungkin disebabkan oleh data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang optimis.

Angka inflasi AS naik ke 3,7% pada basis tahunan dari tingkat sebelumnya 3,2%, melebihi prakiran pasar 3,6% untuk bulan Agustus. Selain itu, Indeks Harga Konsumen (IHK) inti bulanan naik ke 0,3% dari 0,2% sebelumnya, berbeda dengan ekspektasi pasar tidak berubah.

Namun, tingkat inflasi inti tahunan tetap stabil pada tingkat yang diprakirakan 4,3%, turun dari sebelumnya 4,7%. Laporan inflasi mengindikasikan bahwa meskipun inflasi secara keseluruhan mungkin moderat, Indeks Harga Konsumen (IHK) Inti relatif tidak berubah.

Investor tampaknya menilai kemungkinan Federal Reserve (The Fed) AS mempertahankan sikap dovish pada pertemuan bulan September, yang mungkin memberikan tekanan untuk melemahkan Dolar AS (USD).

FedWatch Tool CME mengindikasikan kemungkinan 40% Federal Reserve (The Fed) AS menerapkan kenaikan suku bunga 25 basis poin (bp) pada bulan November. Investor menjadi lebih berhati-hati terhadap potensi tindakan tersebut ketika mereka mengevaluasi perubahan gambaran ekonomi dan komunikasi The Fed.

Indeks Dolar AS (DXY) memulihkan sebagian penurunan sebelumnya dan diperdagangkan di sekitar 104,70. Rebound DXY didukung oleh pemulihan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, dengan imbal hasil obligasi AS bertenor 10-tahun naik ke 4,26% pada saat ini.

Pelaku pasar kemungkinan akan mencermati rilis Indeks Harga Produsen (IHP) Inti dan angka Penjualan Ritel bulan Agustus dari Amerika Serikat. Indikator-indikator ekonomi ini berpotensi memberikan wawasan berharga mengenai keadaan aktivitas ekonomi suatu negara, yang dapat memengaruhi keputusan perdagangan dan sentimen pasar.

 

Pratinjau ECB: Referensi QT yang Lebih Cepat akan Menjadi Kejutan dan akan Mendorong Euro – SocGen

Pertemuan ECB adalah acara utama hari ini. Para ekonom di Société Générale menganalisis prospek EUR menjelang Keputusan Kebijakan Moneter. ECB Berada
مزید پڑھیں Previous

Harga Emas Melemah Karena Teka-Teki Suku Bunga

Harga Emas (XAU/USD) tetap lemah pada hari Kamis karena laporan inflasi AS yang lebih ketat untuk bulan Agustus membingungkan investor terkait arah le
مزید پڑھیں Next