AUD/USD Melonjak ke 0,6600 di Tengah Sentimen Ceria di Pasar, Amati Testimoni Ketua The Fed Powell

  • AUD/USD melonjak ke 0,6600 seiring dengan meningkatnya daya tarik terhadap aset-aset sensitif risiko.
  • Dolar AS akan dipandu oleh kesaksian Ketua The Fed Powell dan data NFP AS.
  • Ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed di bulan Juni meningkat.

Pasangan AUD/USD rally ke resistance angka bulat 0,6600 di awal sesi New York pada hari Kamis. Dolar Australia menunjukkan minat beli yang signifikan karena selera risiko pelaku pasar meningkat karena ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mulai menurunkan suku bunga pada pertemuan kebijakan bulan Juni.

Mempertimbangkan prospek positif semalam, S&P 500 diprakirakan dibuka dengan nada bullish, mengindikasikan sentimen optimis di pasar. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun turun ke 4,07%. Meningkatnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed pada bulan Juni telah mengurangi imbal hasil obligasi Pemerintah yang berbunga. Indeks Dolar AS (DXY) merosot ke 103,20 karena semakin mendalamnya ketidakpastian prospek momentum pertumbuhan Amerika Serikat.

Data Ketenagakerjaan AS, yang dirilis pada hari Rabu, mengindikasikan bahwa kondisi pasar tenaga kerja sedang mereda. ADP Research Institute melaporkan bahwa perekrutan tenaga kerja oleh perusahaan-perusahaan swasta lebih rendah yaitu 140 ribu dibandingkan ekspektasi 150 ribu pada bulan Februari. Pada bulan Januari, pekerjaan yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan AS sedikit lebih rendah yaitu 8,863 juta dibandingkan 8,9 juta pada bulan Desember.

Ke depan, para investor akan mendapatkan lebih banyak wawasan mengenai pasar tenaga kerja setelah rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Februari, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat.

Sementara itu, para investor menunggu kesaksian Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell di hadapan Kongres pada pukul 15:00 GMT (22:00 WIB). Para investor ingin mengetahui kapan The Fed akan mulai menurunkan suku bunganya.

Di kawasan Asia-Pasifik, para investor menunggu data inflasi Tiongkok untuk bulan Februari, yang akan dipublikasikan pada hari Sabtu. Data Indeks Harga Konsumen (IHK) bulanan diprakirakan naik 0,4%. Data IHK tahunan diprakirakan naik pada laju yang lebih tinggi yaitu 0,5% dibandingkan 0,3% di bulan Januari. Tekanan harga yang lebih tinggi akan mengindikasikan peningkatan belanja konsumen.

Perlu dicatat bahwa Australia adalah mitra dagang utama Tiongkok, dan perbaikan prospek ekonomi Tiongkok memperkuat Dolar Australia.

 

Presiden ECB Lagarde: Kami Belum Membahas Penurunan Suku Bunga pada Pertemuan ini

Christine Lagarde, Presiden European Central Bank (ECB), menjelaskan keputusan ECB mempertahankan suku bunga utama tidak berubah pada bulan Maret dan menanggapi pertanyaan pers.
Mehr darüber lesen Previous

Pound Sterling Menghadapi Risiko-Risiko Negatif Dalam Beberapa Bulan Mendatang – HSBC

Pound Sterling (GBP) adalah mata uang G10 dengan kinerja terbaik kedua sejauh tahun ini. Namun seiring dengan Bank of England (BoE) yang bersikap dovish dibandingkan bank-bank sentral lainnya, GBP dapat menghadapi tekanan yang lebih besar, kata para ekonom di HSBC.
Mehr darüber lesen Next