EUR/USD Bertahan di Sekitar 1,0950, Berjuang untuk Mempertahankan Kenaikan Baru-baru Ini

  • EUR/USD bergerak sideways menjelang rilis data IHP dan Penjualan Ritel AS pada hari Kamis.
  • The Fed AS diprakirakan akan memangkas suku bunga di bulan Juni meskipun data inflasi optimis.
  • Para pembuat kebijakan ECB telah mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga pada musim semi mendatang.

EUR/USD tetap stabil di dekat 1,0950 selama sesi Asia hari Kamis, dalam upaya mempertahankan kenaikan dari sesi sebelumnya. Pasangan EUR/USD mendapat dorongan karena Dolar AS (USD) berjuang untuk mempertahankan penguatannya meskipun imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi didorong oleh data inflasi yang positif. Para pelaku pasar sangat antusias mengantisipasi rilis data Indeks Harga Produsen (IHP) Inti dan Penjualan Ritel AS hari ini.

Namun, pelaku pasar tetap mempertahankan spekulasi mereka terhadap penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS (The Fed) di bulan Juni, dengan probabilitas 67,2%, seperti yang dilaporkan oleh CME FedWatch Tool. Menteri Keuangan AS Janet Louise Yellen berkomentar bahwa tampaknya tidak mungkin suku bunga kembali ke level sebelum COVID-19. Ia juga menyebutkan bahwa proyeksi suku bunga yang diuraikan dalam rencana anggaran Presiden Biden dianggap "masuk akal" dan konsisten dengan berbagai prakiraan.

Di sisi lain, antisipasi meningkat Bank Sentral Eropa (ECB) akan menurunkan biaya pinjaman pada bulan Juni, sebuah langkah yang berpotensi melemahkan Euro. Pembuat kebijakan ECB Francois Villeroy de Galhau mengindikasikan pada hari Rabu bahwa penurunan suku bunga pada musim semi tetap mungkin terjadi, menekankan kewaspadaan mereka terhadap inflasi sambil mengungkapkan keyakinan akan kemenangan yang hampir tercapai atas tantangan ekonomi saat ini.

Menambah wacana tersebut, anggota ECB Martins Kazaks menyarankan bahwa jika ekonomi kawasan Euro sejalan dengan proyeksi ECB, keputusan untuk memulai penurunan suku bunga dapat diambil pada pertemuan mendatang. Selanjutnya, Anggota Dewan ECB Frank Elderson dan Isabel Schnabel dijadwalkan untuk menyampaikan pidato pada pertemuan Money Market Contact Group di Frankfurt, Jerman.

 

Yen Jepang Menguat terhadap Dollar AS Seiring dengan Penantian Investor terhadap Langkah Kebijakan BoJ

Yen Jepang (JPY) berusaha karas untuk mendapatkan traksi yang berarti selama sesi Asia di hari Kamis dan tetap terbatas dalam kisaran perdagangan yang lebih luas hari sebelumnya terhadap mata uang Amerika. Hasil dari negosiasi upah musim semi di Jepang mengindikasikan bahwa sebagian besar perusahaan telah menyetujui tuntutan kenaikan upah dari serikat pekerja, membuka jalan bagi perubahan kebijakan Bank of Japan (BoJ) dalam waktu dekat. Selain itu, ketegangan geopolitik yang terus berlanjut memberikan dukun
Đọc thêm Previous

USD/IDR Bergerak ke 15.579, Rupiah Berusaha Tekan Dolar AS, Tunggu Penjualan Ritel Indonesia dan AS

USD/IDR diperdagangkan menguat di 15.579 pada saat berita ini ditulis di pagi hari sesi perdagangan Asia.
Đọc thêm Next