USD/SGD Melanjutkan Rally ke 1,3394, Tunggu Suku Bunga dan Dot Plot The Fed Besok

  • Dolar AS terus mengungguli Dolar Singapura, dan membawa USD/SGD ke 1,3394.
  • Singapura akan merilis data imbal hasil MAS bertenor 12 dan 4 minggu, di AS akan menampilkan Izin Mendirikan Bangunan dan Perumahan Baru.
  • Fokus pasar global berpusat pada keputusan suku bunga dan pembaruan dot plot The Fed.

USD/SGD terus menguat ke posisi 1,3394 atau naik 0,07% pada pagi hari dalam perdagangan di sesi Asia. Dolar Singapura (SGD) tertekan oleh rilis data Neraca Perdagangan kemarin yang menunjukkan penyusutan surplus dan penguatan Dolar AS (USD) yang berkelanjutan menjelang keputusan suku bunga dan dot plot The Fed

Badan Statistik Singapura telah merilis angka Neraca Perdagangan untuk bulan Februari 2024 pada hari Senin (18/03/2024), yang menunjukkan surplus sebesar SGD 5,968 Miliar, lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada bulan Januari 2024 yang sebesar SGD 7,423 Miliar setelah direvisi dari SGD 7,563 Miliar.  Ekspor Nonmigas tahunan anjlok ke 0,1% terhadap 16,7%, Ekspor Nonmigas bulanan ke -4,8% dari 2,2% untuk periode yang sama. Penurunan ekspor terjadi kerena penjualan ke beberapa negara-negara wilayah Asia dan Eropa menurun antara 0,1%-37,2%, hanya ke Amerika Serikat yang mengalami peningkatan 17,1% dan Hong Kong 143,6%. 

Fokus para pedagang global pada pekan ini akan tertuju pada rilis Keputusan Suku Bunga dan dot plot The Fed yang akan dirilis pada hari Rabu. Di mana bank sentral paling kuat ini diharapkan akan menahan suku bunganya pada pertemuan di bulan Maret karena inflasi AS yang masih tinggi. Pembaruan dalam dot plot akan dicermati, menurut Yohay Elam, analis senior FXStreet dalam artikelnya, jika dot plot menunjukkan hanya dua pemangkasan pada tahun 2024, maka hal ini akan menjadi peluang untuk melawan reaksi awal. Yohay menduga Powell akan mengungkapkan beberapa kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja yang mendingin.

Para ekonom di ING, memprakirakan dot plot tidak berubah, namun mengakui bahwa revisi yang hawkish lebih mungkin terjadi dibandingkan revisi yang dovish. Potensi penyesuaian dot plot menunjukkan beberapa risiko kenaikan bagi USD, namun optimisme yang hati-hati pada disinflasi menunjukkan USD yang lebih lemah.

Hari ini Singapura akan merilis angka imbal hasil MAS bertenor 12 Minggu dan 4 minggu, yang sebelumnya masing-masing mencatatkan tingkat 3,90% dan 3,91%. Sementara dalam agenda kalender ekonomi Amerika Serikat, Izin Mendirikan Bangunan (Building Permits) dan Perumahan Baru (Housing Starts) AS akan dirilis nanti malam di sesi AS.

Level-Level Teknis USD/SGD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 1.3393
Perubahan harian hari ini 0.0001
Perubahan harian hari ini % 0.01
Pembukaan harian hari ini 1.3392
 
Tren
SMA 20 Harian 1.3398
SMA 50 Harian 1.3408
SMA 100 Harian 1.34
SMA 200 Harian 1.3466
 
Level
Tinggi Harian Sebelumnya 1.3398
Rendah Harian Sebelumnya 1.3372
Tinggi Mingguan Sebelumnya 1.3384
Rendah Mingguan Sebelumnya 1.3293
Tinggi Bulanan Sebelumnya 1.3526
Rendah Bulanan Sebelumnya 1.3349
Fibonacci Harian 38,2% 1.3388
Fibonacci Harian 61,8% 1.3382
Pivot Point Harian S1 1.3376
Pivot Point Harian S2 1.3361
Pivot Point Harian S3 1.335
Pivot Point Harian R1 1.3402
Pivot Point Harian R2 1.3413
Pivot Point Harian R3 1.3428

 

 

EUR/USD tetap Berada di Bawah Tekanan di atas Pertengahan 1,0800-an, Keputusan Suku Bunga The Fed Dipantau

Pasangan EUR/USD melemah ke posisi terendah beberapa hari di sekitar 1,0870 karena Dolar AS (USD) yang lebih kuat selama awal sesi Asia hari Selasa. Pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu akan menjadi sorotan, dengan tidak ada perubahan suku bunga yang diharapkan. Sementara itu, suasana hati yang berhati-hati di pasar dapat mengangkat Greenback terhadap Euro (EUR). Pasangan mata uang utama ini saat ini diperdagangkan di sekitar 1,0872, tidak berubah untuk hari ini.
Leia mais Previous

Menlu Tiongkok: Siap Bekerja Sama dengan Selandia Baru dalam Versi Terbaru Perjanjian Perdagangan Bebas

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, dalam kunjungannya ke Selandia Baru pada hari Selasa, mengatakan bahwa "Tiongkok siap bekerja sama dengan Selandia Baru untuk mengimplementasikan versi yang lebih baik dari perjanjian perdagangan bebas Tiongkok-Selandia Baru."
Leia mais Next