Analisis Harga NZD/USD: Mempertahankan Support Penting 0,5860

  • NZD/USD memantul kembali dari 0,5860 karena Dolar AS melemah.
  • Para investor melihat RBNZ mulai menurunkan suku bunga mulai bulan November.
  • Aset Kiwi diperdagangkan dalam pola Descending Triangle, mengindikasikan keragu-raguan di kalangan investor.

Pasangan NZD/USD berbelok sedikit sideways di bawah 0,5900 pada sesi Eropa Jumat ini setelah pulih tajam dari support penting 0,5860.

Aset Kiwi mengalami rebound karena daya tarik terhadap mata uang yang beresiko menguat setelah para ekonom memperingatkan soal persistennya inflasi global. Ini meningkatkan spekulasi bahwa bank-bank sentral selain Federal Reserve (The Fed) juga akan menunda rencana penurunan suku bunga untuk menghindari inflasi kembali meningkat. Awalnya, hanya The Fed yang diprakirakan akan mulai menurunkan suku bunga pada tahun ini karena tekanan harga yang semakin tinggi dan permintaan tenaga kerja yang kuat.

Para investor melihat Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) beralih ke penurunan suku bunga mulai bulan November setelah data inflasi kuartal pertama Selandia Baru tumbuh sesuai dengan prakiraan. Tekanan harga naik 0,6% seperti prakiraan, lebih tinggi dari sebelumnya 0,5%.

Indeks Dolar AS (DXY) turun tipis ke 106,10. Prospek jangka pendeknya tetap kuat karena Federal Reserve (The Fed) melihat suku bunga tetap tinggi dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga inflasi dapat kembali ke tingkat yang diinginkan 2%. Saat ini, para pedagang melihat The Fed mulai menurunkan suku bunga mulai pertemuan bulan September.

NZD/USD berosilasi dalam pola grafik Descending Triangle, yang menunjukkan kontraksi volatilitas yang tajam. Batas miring ke bawah dari pola grafik yang disebutkan di atas diplot dari tertinggi 12 April di dekat 0,6000 sedangkan support horizontal berasal dari terendah 16 April di 0,5860.

Aset Kiwi mencoba menembus di atas Exponential Moving Average (EMA) 20-periode, yang berada di sekitar 0,5900.

Relative Strength Index (RSI) 14-periode pulih tajam di atas 40,00. Namun, bias ke bawah tetap disukai hingga RSI menembus di atas 60,00.

Penurunan baru akan muncul jika aset menembus di bawah terendah 16 April di 0,5860. Kasus ini akan menyeret aset menuju terendah 8 September 2023 di 0,5847, diikuti oleh support angka bulat 0,5900.

Di sisi lain, pemulihan di atas tertinggi 18 Maret di 0,6100 akan mendorong pasangan mata uang ini menuju terendah 12 Maret di 0,6135. Penembusannya akan mendorong aset lebih jauh ke tertinggi 9 Februari di sekitar 0,6160.

Grafik Per Jam NZD/USD

NZDUSD

level-level teknis NZD/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 0.5895
Perubahan harian hari ini -0.0007
Perubahan harian hari ini % -0.12
Pembukaan harian hari ini 0.5902
 
Tren
SMA 20 Harian 0.5978
SMA 50 Harian 0.6067
SMA 100 Harian 0.6127
SMA 200 Harian 0.6057
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 0.5943
Terendah Harian Sebelumnya 0.5872
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 0.6079
Terendah Mingguan Sebelumnya 0.5933
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 0.6218
Terendah Bulanan Sebelumnya 0.5956
Fibonacci Harian 38,2% 0.5899
Fibonacci Harian 61,8% 0.5916
Pivot Point Harian S1 0.5869
Pivot Point Harian S2 0.5835
Pivot Point Harian S3 0.5798
Pivot Point Harian R1 0.594
Pivot Point Harian R2 0.5977
Pivot Point Harian R3 0.6011

 

 

Analisis Harga EUR/GBP: Di Mana Level-Level Kisaran yang Berusia Tiga Bulan yang Harus Ditembus?

Harga EUR/GBP berada dalam tren sideways yang telah berlangsung selama tiga bulan. Dalam analisis teknis, kebijaksanaan yang diterima adalah bahwa tren yang ada diprakirakan akan terus berlanjut hingga banyak bukti mengarah ke adanya pembalikan. Karena tidak ada bukti EUR/GBP telah mengubah tren, kesimpulannya adalah EUR/GBP akan terus diperdagangkan sideways.
了解更多 Previous

Presiden ECB Lagarde: Risiko untuk Prospek Inflasi Bersifat Dua Sisi

Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde menegaskan kembali pada hari Jumat bahwa akan tepat mengurangi tingkat pembatasan kebijakan moneter saat ini jika kriteria inflasi terpenuhi, seperti dilansir Reuters.
了解更多 Next