Indeks Dolar Amerika Serikat tetap di bawah 101 karena para pedagang memangkas taruhan hawkish The Fed
- Indeks Dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya karena para pedagang memangkas taruhan hawkish The Fed.
- IHK utama dan inti AS tetap lebih rendah di 3,5% dan 2,6% YoY, masing-masing, pada bulan Juni.
- Ketua The Fed Warsh mengatakan bahwa bank sentral tidak menoleransi inflasi yang tetap tinggi.
Dolar AS (USD) berkinerja lebih buruk dibandingkan mata uang utama lainnya karena para pedagang telah memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) untuk tahun ini, menyusul rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) bulan Juni yang lebih lemah dari perkiraan.
Harga Dolar AS Hari Ini
Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terlemah dibandingkan Dolar Australia.
| USD | EUR | GBP | JPY | CAD | AUD | NZD | CHF | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| USD | -0.13% | -0.03% | -0.05% | -0.08% | -0.14% | 0.06% | 0.00% | |
| EUR | 0.13% | 0.04% | 0.07% | 0.06% | -0.06% | 0.13% | 0.13% | |
| GBP | 0.03% | -0.04% | 0.02% | -0.01% | -0.11% | 0.09% | 0.08% | |
| JPY | 0.05% | -0.07% | -0.02% | -0.02% | -0.10% | 0.10% | 0.06% | |
| CAD | 0.08% | -0.06% | 0.01% | 0.02% | -0.07% | 0.08% | 0.09% | |
| AUD | 0.14% | 0.06% | 0.11% | 0.10% | 0.07% | 0.17% | 0.14% | |
| NZD | -0.06% | -0.13% | -0.09% | -0.10% | -0.08% | -0.17% | -0.01% | |
| CHF | -0.01% | -0.13% | -0.08% | -0.06% | -0.09% | -0.14% | 0.00% |
Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).
Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan 0,12% lebih rendah ke dekat 100,80.
Pada hari Selasa, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan bahwa inflasi umum melambat ke 3,5% Year-on-Year (YoY) dari 4,2% pada bulan Mei. Data inflasi tersebut diprakirakan turun lebih rendah ke 3,8%. IHK inti – yang tidak termasuk komponen pangan dan energi yang volatil – tumbuh dengan laju moderat 2,6% YoY vs. estimasi 2,8% dan angka sebelumnya 2,9%.
Menurut alat CME FedWatch, peluang The Fed menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan bulan ini telah turun ke 16,6% dari 41,7% yang tercatat pada hari Senin.
Sementara itu, Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan dalam pernyataan yang telah disiapkan dalam kesaksiannya di hadapan Kongres pada hari Selasa bahwa bank sentral memiliki "tidak ada toleransi terhadap inflasi yang tetap tinggi", seraya menambahkan jika kita membuat kebijakan yang tepat, "lonjakan inflasi dalam lima tahun terakhir akan menjadi masa lalu".
Ke depan, investor akan fokus pada data Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) AS untuk bulan Juni, yang akan dipublikasikan pada pukul 12:30 GMT. Data tersebut akan memberikan petunjuk mengenai status inflasi saat ini di tingkat grosir.
Di front geopolitik, meningkatnya agresi antara AS dan Iran kemungkinan akan meningkatkan daya tarik Dolar AS sebagai aset safe haven.
Indikator Ekonomi
Indeks Harga Konsumen non Pangan & Energi (Thn/Thn)
Kecenderungan inflasi atau deflasi diukur dengan menjumlahkan harga sekeranjang barang dan jasa secara berkala dan menyajikan datanya sebagai Indeks Harga Konsumen (IHK). Data IHK dikumpulkan setiap bulan dan dirilis oleh Departemen Statistik Tenaga Kerja AS. Laporan bulanan ini membandingkan harga barang-barang pada bulan referensi dengan bulan sebelumnya. IHK Tidak termasuk Makanan & Energi tidak menyertakan komponen makanan dan energi yang lebih fluktuatif untuk memberikan pengukuran tekanan harga yang lebih akurat. Secara umum, angka yang tinggi dipandang sebagai bullish bagi Dolar AS (USD), sedangkan angka yang rendah dianggap sebagai bearish.
Baca lebih lanjutRilis terakhir: Sel Jul 14, 2026 12.30
Frekuensi: Bulanan
Aktual: 2.6%
Konsensus: 2.8%
Sebelumnya: 2.9%
Sumber: US Bureau of Labor Statistics
Federal Reserve AS memiliki mandat ganda untuk menjaga stabilitas harga dan memaksimalkan lapangan kerja. Berdasarkan mandat tersebut, inflasi harus berada pada kisaran 2% YoY dan telah menjadi pilar terlemah dari arahan bank sentral sejak dunia mengalami pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini. Tekanan harga terus meningkat di tengah permasalahan dan kemacetan rantai pasokan, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada pada level tertinggi dalam beberapa dekade. The Fed telah mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan inflasi dan diprakirakan akan mempertahankan sikap agresif di masa mendatang.