Rupiah Masih Melemah, 1 USD Setara 14.150 Pagi Ini

Pada perdagangan semalam Rupiah ditutup di 14.125, dengan tertingginya di 14.150. Hari ini USD/IDR masih bergerak ke atas, saat berita ini dimuat pasangan diperdagangkan di 14.150an.

China telah melunakkan proyeksi pertumbuhannya untuk 2019 dari 6,5% menjadi 6-6,5%. Hal ini memberikan Dolar dorongan secara luas.

Sedangkan dalam perkembangan makro Indonesia, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam forum RSM Morning Briefing Session di Hotel Dharmawangsa, kemarin mengatakan dalam kutipan yang diambil dari Katadata, "Dampak dari infrastruktur dalam lima tahun akan terlihat. Efisiensi, produktivitas, dan distribusi logistik akan berkembang karena konektivitas bagus. Kalau ada kontinuitas ini, (pertumbuhan) kita akan bergerak menuju 6%,"

Lebih lanjut Perry menyatakan pertumbuhan ekonomi saat ini belum tumbuh kencang karena ketidakpastian global yang masih berlangsung,. 

Hampir semua mata uang Asia melemah terhadap Dolar, dengan Peso menjadi yang terlemah, disusul Bath dan Yen.

Level Teknis

Kemarin USDIDR mencetak tertinggi di 14.150 hampir menyusul tertinggi pada 15 Februari di 14.155. Sekarang harga masih berusaha menembus 14.150 dan menetap di atas level tersebut, bila berhasil, USDIDR akan menuju 14.200. Level support terbentang di level 14.100 dan 14.000.

USDIDR Harian
 

IMP Jasa Caixin Cina Februari Meleset Dari Harapan 53.8

IMP Jasa Caixin Cina Februari Meleset Dari Harapan 53.8
了解更多 Previous

Kapan Keputusan Suku Bunga RBA Dan Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Pasangan AUD/USD?

Reserve Bank of Australia (RBA) dijadwalkan untuk merilis keputusannya tentang suku bunga acuan bersama dengan laporan suku bunga pada pukul 03:30 GMT
了解更多 Next