Saham Asia Kecuali Jepang Jatuh, Yen Sentuh Terendah 4-Minggu

Saham Asia melemah pada Selasa pagi dengan Yen Jepang yang anti-risiko mencapai level terendah empat minggu vs Dolar AS.

Pada saat penulisan, indeks Shanghai Composite turun 0,30% atau 8 poin di 2.925. S&P ASX 200 Australia juga turun 0,28% atau 19 poin di 6.653 dan saham di Selandia Baru, Hong Kong juga berkedip merah.

Kospi Korea Selatan datar sedangkan Nikkei Jepang naik 63 poin atau 0,30% di 21.583.

Saham Jepang dalam penawaran beli yang lebih baik, mungkin karena pelemahan Yen Jepang (JPY). Pasangan USD/JPY naik ke 108,90 sebelumnya hari ini, level tertinggi sejak 31 Mei dan terakhir terlihat diperdagangkan di 108,84.

Futures pada S&P 500 juga turun 0,15%. Indeks turun 0,48% pada hari Senin, mungkin karena kehati-hatian menjelang aktivitas bank sentral yang dijadwalkan minggu ini.

Kehati-hatian tampaknya telah meresap ke pasar menjelang kesaksian Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell minggu ini.

Pasar masih mengantisipasi penurunan suku bunga 25 basis poin oleh Fed bulan ini. Namun, prospek pelonggaran agresif telah melemah, berkat data non-farm payrolls AS yang optimis Jumat lalu.

Terlepas dari berkurangnya peluang penurunan suku bunga Fed, meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran dan Jepang dan Korea Selatan kemungkinan menambah nada bearish di sekitar ekuitas.

Menteri Perindustrian Korea Selatan Akan Berbicara Tentang Pembatasan Ekspor Jepang Pukul 14:00 WIB

Reuters melaporkan bahwa Menteri Perindustrian Korea Selatan akan berbicara tentang pembatasan ekspor Jepang pada jam 4 sore waktu setempat (07:00GMT/
Read more Previous

Kementerian Ekonomi Meksiko: Investigasi Bea AS Terhadap Baja Struktural Meksiko Tidak Ada Hubungannya Dengan Tarif Pasal 232 Atau Trump

Kementerian Ekonomi Meksiko menerbitkan pernyataan terbaru soal masalah tarif baja AS, mengutip: Investigasi bea countervailing AS untuk baja struktur
Read more Next