Emas Turun Ke $1.491 Meski Ada Katalis Suram Dari Asia, Ketidakpastian Brexit
- Emas mengabaikan peringatan ekonomi dari Australia, Korea Selatan, dan Jepang.
- Keraguan atas Brexit masih ada, kurangnya berita tentang kesepakatan perdagangan AS-China.
- Kalender ekonomi aktif, termasuk ECB, akan menjadi yang utama.
Meskipun ada tantangan ekonomi dari Asia dan ketidakpastian seputar Brexit, harga Emas turun kembali ke $1.491 di tengah sesi Asia pada hari Kamis.
Angka aktivitas yang lamban dari Australia dan Jepang bergabung dengan pertumbuhan ekonomi yang lemah di Korea Selatan akan menghias kalender ekonomi Asia Kamis ini.
Di sisi berita, spekulasi pemilihan umum di Inggris Raya meningkat sementara kekhawatiran soal keluar pada 31 Oktober tetap ada. Perlu juga dicatat bahwa tidak ada berita besar mengenai kesepakatan perdagangan AS-China.
Yield Treasury 10-tahun AS sebagian besar tetap tidak berubah di sekitar 1,76% setelah penutupan Wall Street yang sedikit naik.
Investor sekarang bersiap untuk hari yang aktif yang terdiri dari berbagai Indeks Manajer Pembelian (IMP) dari Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS), ditambah dengan Pesanan Barang Tahan Lama, Penjualan Rumah Baru, dan Klaim Pengangguran Mingguan AS. Namun, perhatian besarnya akan diberikan pada keputusan kebijakan moneter European Central Bank (ECB) karena akan menjadi yang terakhir bagi Mario Draghi sebagai Presiden. ECB tidak diharapkan mengubah kebijakan moneter saat ini setelah mengumumkan dosis besar dalam pertemuan sebelumnya.
Analisis Teknis
Simple Moving Average (SMA) 21-hari di level $1.493 tampaknya menjadi penghalang sisi atas langsung yang memegang kunci untuk naik menuju SMA 50-hari di level $1.505. Sebaliknya, $1.477 dan SMA 100-hari di level $1.461 dapat mempertanyakan penjual.