Kontrak Berjangka S&P 500, Imbal Hasil Gambarkan Optimisme Hati-Hati pada The Fed, Sejumlah Laporan Tiongkok

  • Sentimen pasar membaik di tengah meredanya taruhan hawkish pada langkah The Fed selanjutnya.
  • Isyarat Tiongkok terkait lebih banyak stimulus semakin memperkuat sentimen yang positif di tengah pra pemadaman The Fed.
  • ECB, dan IMP akan menjadi fokus tetapi sejumlah perbincangan atas resesi adalah kunci untuk dorongan baru.

Profil risiko membaik selama awal hari Senin, melanjutkan sentimen optimis hari sebelumnya, karena pasar mengurangi harapan kenaikan suku bunga 100 bp dari The  Fed. Sentimen positif dapat dikaitkan dengan data AS yang beragam dan pidato The Fed, serta berita positif risiko dari Tiongkok.

Sementara yang menggambarkan sentimen, Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak kenaikan dalam perdagangan harian sebesar 0,20% di sekitar 3.875 sementara imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS sebagian besar tetap tertekan di sekitar 2,92% pada saat berita ini ditulis. Perlu dicatat bahwa Wall Street mencetak kenaikan besar pada hari sebelumnya dan membantu meningkatkan selera risiko selama awal sesi Asia.

Meskipun demikian, Penjualan Ritel AS untuk bulan Juni tumbuh 1,0% MoM dibandingkan 0,8% yang diharapkan dan -0,1% sebelumnya (direvisi dari -0,3%) sedangkan Indeks Kepercayaan Konsumen Universitas Michigan naik tipis ke 51,5 dalam perkiraan awal pada bulan Juli, dibandingkan 49,9 yang diharapkan dan 50,0 sebelumnya. Namun, Indeks Ekspektasi Konsumen turun ke level terendah sejak Mei 1980 di 47,3. Lebih lanjut, Produksi Industri AS juga mengalami kontraksi sebesar 0,2% MoM di bulan Juni sementara Indeks Manufaktur Empire State New York naik menjadi 11,1 versus -2,0 yang diharapkan dan -1,2 sebelumnya.

Di sisi lain, Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada hari Jumat bahwa kenaikan suku bunga 75 basis poin pada bulan Juni adalah "langkah besar" dan menambahkan bahwa The Fed ingin transisi kebijakan berjalan tertib, seperti yang dilansir oleh Reuters. Di sisi lain, Presiden The Fed San Francisco Mary Daly mengatakan pada hari Jumat bahwa "The Fed sedang berupaya menurunkan inflasi tanpa mengulur-ulur ekonomi." Lebih lanjut, Presiden Federal Reserve Bank St Louis James Bullard terdengar netral ketika dia mengatakan, menurut Reuters, pada hari Jumat bahwa tidak akan membuat terlalu banyak perbedaan untuk melakukan kenaikan suku bunga 100 basis poin (bp) atau 75 bp pada pertemuan berikutnya.

Di tempat lain, periode pemadaman listrik The Fed menjelang FOMC akhir Juli dan kesiapan Tiongkok untuk lebih banyak stimulus, serta harapan hawkish dari Bank Sentral Eropa (ECB), yang semakin memperkuat sentimen positif pasar.

Mengingat optimisme pasar yang berhati-hati, serta kurangnya sejumlah data/acara besar yang akan dipublikasikan pada hari Senin, para pedagang harus tetap memperhatikan Bank Sentral Eropa (ECB) dan The Fed agar mendapatkan petunjuk baru. Yang juga penting adalah pembacaan IMP awal untuk bulan Juli. Selain itu, berita utama yang menunjukkan peran aktif Tiongkok untuk mendorong ekonomi negara naga ini juga perlu diperhatikan.

Inggris: Liz Truss Katakan Diprediksi Resesi karena Kenaikan Pajak Sunak – The Independent

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengatakan dalam sebuah wawancara dengan The Independent, Inggris diprediksi akan mengalami resesi akibat kenaik
了解更多 Previous

EUR/USD: Rekomendasikan Aksi Jual dengan Targetkan 0,9700 – Morgan Stanley

Analis di Morgan Stanley tetap bearish pada pasangan EUR/USD, memprediksi pasangan mata uang utama untuk menguji 0,9700 pada sisi negatifnya di tengah
了解更多 Next